Love is Hurt


Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi dikhianati. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi tidak dihargai. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi tidak dimengerti. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi disalah mengerti. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi tidak dihiraukan. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencegah dan melarang untuk kebaikan tapi dimusuhi 
Cinta itu menyakitkan tatkala kita tidak menghiraukan jeritan dan peringatan dari orang yang mencintai kita. 
Cinta itu menyakitkan bila kita mencintai tapi cinta kita dipermainkan.
Tapi tahukah kamu…
Hati Bapa sakit saat Dia mencintai tapi cintaNya dan anugrahNya dipermainkan. 
Hati Bapa sakit saat Dia menjerit “Jangan kesana dan kembalilah sekarang” tapi tidak kita hiraukan. 
Hati Bapa sakit saat Dia melarang kita untuk kebaikan tapi kita memusuhiNya. 
Hati Bapa sakit saat Dia mencintai tapi cintaNya tidak dihiraukan. 
Hati Bapa sakit saat Dia mencintai tapi cintaNya disalah mengerti. 
Hati Bapa sakit saat Dia mencintai tapi cintaNya tidak dimengerti. 
Hati Bapa sakit saat Dia mencintai tapi kita tidak menghargai cintaNya. 
Hati Bapa begitu sakit saat Dia mencintai tapi kita menghianati cintaNya.
Dan akhirnya, Bapa hanya mampu terdiam melihat kita melukaiNya. 
Dia hanya mampu menangis dan menanggung sakit saat kita melukaiNya. 
Dia hanya mampu menunggu kita untuk kembali padaNya dengan berderai air mata. 
Dia hanya mampu berkata “Kembalilah padaKu” dengan air mata. 
Dia hanya mampu menunggu kita bertobat dan meninggalkan tingkah kita yang menyakitiNya.
Kembalilah padaNya dan jangan biarkan Dia menunggu. 
Kembalilah padaNya dan jangan biarkan Dia menangis lagi melihat perbuatan kita. 
Kembalilah padaNya sekarang juga.. 
Karena hanya pertobatanmu dan cintamu yang tulus yang mampu membuat Bapa tersenyum lagi.. 
Karena cinta akan menjadi indah tatkala cinta itu terbalas dengan cinta yang tulus juga.

Customer Relationship Management ( CRM )


             Customer Relationship Management adalah suatu konsep yang digunakan oleh organisasi mengenai cara mengatur hubungannya dengan pelanggan, termasuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisa informasi pelanggan.
CRM didefinisikan sebagai integrasi dari strategi penjualan, pemasaran, dan pelayanan yang terkoordinasi (Kalakota dan Robinson 2001). CRM menyimpan informasi pelanggan dan merekam seluruh kontak yang terjadi antara pelanggan dan perusahaan, serta membuat profil pelanggan untuk staf perusahaan yang memerlukan informasi tentang pelanggan tersebut (Laudon dan Traver 2002).
CRM mendukung suatu perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara real time dengan menjalin hubungan dengan tiap pelanggan yang berharga melalui penggunaan informasi tentang pelanggan. Berdasarkan apa yang diketahui dari pelanggan, perusahaan dapat membuat variasi penawaran, pelayanan, program, pesan, dan media (Kotler 2003). Melalui sistem yang menerapkan CRM, perusahaan membentuk hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dimana perusahaan dapat mengetahui kebutuhan pelanggan dan menyediakan pilihan produk atau layanan yang sesuai dengan permintaan mereka.

Tujuan CRM (Kalakota dan Robinson 2001), yaitu:
  1. Menggunakan hubungan dengan pelanggan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan
  2. Menggunakan informasi untuk memberikan pelayanan yang memuaskan
  3. Mendukung proses penjualan berulang kepada pelanggan

Cash and Marketable Securities

Cash adalah Uang tunai yang dikeluarkan untuk seluruh asset likuid dan selanjutnya di konversi menjadi uang tunai kembali
Marketable securities adalah Instrumen pasar uang jangka pendek yang memberikan bunga dan digunakan oleh perusahaan untuk memperoleh return dari penggunaan dana yag menganggur sementara waktu
Motive memegang kas
a. Transaction motive: untuk transaksi seperti pembayaran upah dan bahan baku
b. Safety/precautionary motive: untuk berjaga jaga untuk melindungi perusahaan dari ketidakmampuan memenuhi kewajiban yang tidak terduga
c. Speculative motive:menempatkan dana menganggur untuk memperoleh return secara cepat dari peluang yang mungkin muncul.

Sosiologi dan Niaga

                Sebagaimana halnya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, obyek sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Pitirim Sorokin, dalam bukunya Contempory Sociological Theories, mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi.
Ilmu sosiologi pada hakikatnya meneliti perilaku manusia sebagai individu, baik perilaku dari segi pribadi ataupun kemampuan untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Dalam arti lain bahwa sosiologi lebih mengarah pada prestasi diri untuk menilai dan menempatkan suatu pribadi mengandung nilai atau tidak untuk disebut sebagai makhluk sosial masyarakat. Karena pada dasarnya sosiologi disebut juga “Ilmu berkawan”.

Tanggung Jawab Kita

Syalom. 
Salah satu fenomena yang sudah hampir tiga tahun saya lihat adalah bagaimana orang-orang atau anak-anak SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak jadi melanjutkan atau mengikutinya hanya karena terbatas pada masalah biaya. Mungkin bagi sebagian orang, ini adalah hal yang biasa, namun tidak bagi saya. Khusunya saya melihat yang ada di Sumatera Utara. Mengapa mereka (anak-anak SMA) tidak mau melanjutkan ke perguruan tinggi?
Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi alasan mereka.  Pertama, adanya pola pikir yang menganggap kuliah juga sama saja ndak ada gunanya, karena melihat situasi yang terjadi saat ini dengan banyaknya para lulusan perguruan tinggi yang masih dalam status "mencari kerja". Mereka berpikir untuk apa sebenarnya kuliah itu, kalau harus tohnya seperti itu, lebih bagus mencari kerja langsung. Disinilah peran kita mahasiswa untuk selalu menjelaskan bahwa ke depannya kuliah itu bukan hanya untuk mencari kerja tapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan. Pola pikir kita akan berubah ketika kita memasuki instansi perguruan tinggi. Jadi hal ini mungkin yang harus kita pahami dalam kehidupan ini. Mungkin bukan hanya bagi mereka para siswa SMA saja ini perlu ditekankan, tapi pada kita para mahasiswa juga perlu ditekankan hal ini. Inilah yang menjadi tanggung jawab para mahasiswa terutama untuk daerahnya masing-masing.
Kedua yang mungkin jadi alasannya adalah mengenai biaya yang tidak mencukupi. Fenomena ini sering saya jumpai. Padahal sesuatu yang mustahil, jika seseorang itu memiliki kemampuan, baik dalam akademik atau yang lainnya dan lulus seleksi akan dipulangkan jika tidak memiliki biaya. Banyak beasiswa dan yang lainnya disediakan bagi orang yang kurang mampu dalam hal biaya. Berarti yang diperlukan disini adalah bagaimana tekad dan keseriusan mereka untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Apakah ini akan kita biarkan terus-menerus terjadi? 
Banyak adik-adik kita yang tidak melanjutkan pendidikannya hanya karena hal di atas............
Mari teman-teman mahasiswa kita sama-sama berpikir dan bertindak untuk melakukan perubahan dalam hal ini. Mungkin saja ada diantara adik-adik kita itu menjadi salah satu aset berharga bagi bangsa ini atau bagi siapapun, atau kita yang bakal nantinya, tidak ada yang tahu mengenai hal ini. Oleh karena itu marilah kita pahami hal-hal ini.
Karena jika seseorang yang  mau untuk melakukan sesuatu yang baik, maka ke depannya yang diperlukan hanya kerja keras dan doa sehingga kesuksesan dan hidup yang berarti itu akan dapat diwujudkan.
Tuhan memberkati